Tanda tanda kehamilan

Merasa Ragu Sedang Hamil atau Tidak? Cermati Tanda – tanda Hamil Berikut Ini

Saat telah menikah tentu Anda dan pasangan akan mulai memikirkan kapan waktu yang tepat untuk memiliki momongan. Bagi pasangan yang sepakat untuk tidak menunda memiliki keturunan, tentu akan mendambakan untuk dapat segera hamil. Namun ternyata, masih banyak orang – orang yang masih ragu dan belum banyak tahu mengenai tanda – tanda hamil, sehingga sering kali menyadari saat usia kehamilan di akhir trimester pertama atau pada awal trimester kedua. Padahal, penting bagi Anda untuk memperhatikan kesehatan ibu hingga kecukupan nutrisinya dari awal proses kehamilan. Berikut ini adalah beberapa tanda – tanda kehamilan yang perlu Anda kenali, di antaranya :

Terlambat haid

Tanda kehamilan yang paling mudah untuk dikenali tentunya adalah adanya keterlambatan jadwal haid. Bila Anda telah berhubungan seksual dan menyadari bahwa Anda mengalami keterlambatan haid selama 5 hari atau lebih, hal ini bisa menjadi tanda – tanda kehamilan. Di minggu awal kehamilan akan terjadi proses implantasi atau penempelan embrio. Selanjutnya, tubuh akan melepaskan hormone HCG yang berfungsi menjaga kehamilan. Namun, terjadinya telat haid ini tak selalu menjadi ciri terjadinya kehamilan. Ada beberapa kondisi lain yang memungkinkan untuk menjadi penyebab terlambat haid, di antaranya adalah perubahan pola makan, hingga stress berlebih. Jadi, untuk memastikannya, akan lebih baik bila Anda mencoba mengecek dengan testpack atau pun segera memeriksakan diri ke dokter.

Terjadinya kram perut

Tanda tanda kehamilan
Tanda tanda kehamilan

Tanda – tanda hamil selanjutnya adalah terjadinya kram perut. Kram perut ini kerap terjadi pada usia kehamilan awal. Rasa kram pada perut ini terjadi akibat adanya proses implantasi embrio pada dinding rahum. Kram perut yang terjadi di awal kehamilan tentu berbeda dengan kram yang terjadi pada gejala menstruasi (haid). Kram perut yang terjadi sebagai tanda awal kehamilan umumnya tidak terasa terlalu sakit dan dapat mereda dalam waktu yang singkat, yaitu dalam hitungan detik. Selain itu, kram akibat implantasi embrio ini biasanya akan terpusat pada satu titik di sisi rahim di mana embrio menempel. Misalnya saja bila embrio menempel pada sisi rahim sebelah kanan, maka rasa kram akan lebih terasa pada perut sebelah kanan.

Muncul bercak darah

Munculnya bercak darah sebagai salah satu tanda awal kehamilan ini tentunya berbeda dengan darah haid. Adanya bercak darah dari vagina ini sering disebut dengan perdarahan implantasi, yaitu perdarahan yang terjadi saat proses menempelnya janin pada dinding rahim. Bercak darah atau yang biasa disebut dengan flek ini muncul karena proses penempelan pada dinding rahim yang membuat dinding rahim menjadi terkikis dan mengeluarkan bercak darah.

Perdarahan akibat proses implantasi ini biasanya muncul sebagai 1 – 2 tetes darah berwarna merah muda kekuningan atau kecokelatan. Namun bila Anda mengalami perdarahan implantasi yang deras dan berlangsung lama sekitar 5 hingga 7 hari, Anda sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter. Adanya perdarahan berlebih pada proses implantasi embrio ini dapat menjadi alarm bahwa ada hal serius yang berhubungan dengan kehamilan Anda, sehingga segera datang ke dokter adalah solusi terbaik.

Mual dan muntah

Mual dan muntah merupakan salah satu tanda – tanda hamil yang mudah untuk dikenali karena paling umum dirasakan oleh sebagian besar wanita yang sedang hamil muda. Mual muntah ini lebih sering terjadi pada pagi hari (morning sickness), namun sering kali keluhan mual ini muncul kapan saja, baik sore mau pun malam hari. Tanda kehamilan berupa morning sickness ini biasa muncul setelah kehamilan memasuki usia 6 minggu. Bagi para ibu yang masih berjuang melawan morning sickness, Anda tak perlu khawatir karena keluhan mual muntah ini nantinya akan mereda seiring dengan perkembangan janin yang makin besar.

Mudah lelah

Bila Anda merasa mudah lelah dan lemas tidak seperti biasanya, hal ini juga dapat menjadi sebuah tanda kehamilan. Ibu hamil dapat merasa sangat lelah meski usia kehamilannya masih dalam hitungan minggu. Salah satu alasan mengapa ibu hamil lebih mudah kelelahan adalah karena saat terjadi kehamilan, hormon progesteron di dalam tubuh ibu akan mengalami peningkatan drastis. Adanya ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh tentu akan berpengaruh pada perubahan proses metabolisme.

Selain itu, saat awal terjadinya implantasi, tubuh ibu akan mengalami pelemahan sistem imun agar embrio dapat melekat dan berkembang di rahim. Kekebalan tubuh yang menurun inilah yang juga dapat menjadi penyebab mengapa banyak ibu hamil mengalami kelelahan. Kelelahan yang terjadi juga dapat terjadi akibat produksi darah dan kadar gula darah yang cenderung rendah. Untuk mengatasi kelelahan berlebih selama proses kehamilan, ibu hamil sangat disarankan untuk menyesuaikan aktivitas yang dilakukan sehari – hari.

Adanya perubahan pada puting dan payudara

Hal lain yang menjadi tanda – tanda hamil adalah adanya perubahan pada puting dan payudara. Perubahan pada puting dapat terlihat dari adanya garis – garis urat pada daerah sekitar puting. Bila Anda amati dengan seksama, saat hamil akan tampak adanya perubahan pada bagian puting payudara, di mana ukurannya akan bertambah lebar dan warnanya akan semakin terlihat gelap.

Perubahan sebagai tanda kehamilan juga terjadi pada bagian payudara. Di minggu – minggu awal kehamilan, payudara mungkin akan terlihat lebih besar, padat dan lebih keras dari biasanya. Tak hanya itu, payudara juga sering terasa lebih nyeri dan sensitif. Tanda kehamilan ini umumnya mulai terlihat pada kehamilan usia 4 hingga 6 minggu.

Frekuensi buang air kecil yang lebih sering

Selain tanda kehamilan khas yang mudah dikenali, ada pula beberapa tanda kehamilan yang seringkali tidak disadari oleh banyak wanita. Salah satunya adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil. seringnya buang air kecil ini merupakan tanda – tanda kehamilan yang sering terjadi pada awal minggu ke 6 – 8 setelah terjadinya pembuahan. Seringnya buang air kecil ini terjadi karena adanya perubahan hormone yang membuat kandung kemih menjadi lebih sensitif sehingga rangsangan untuk kencing akan semakin sering dirasakan.

Perubahan mood yang terjadi dengan cepat

Tanda – tanda hamil lainnya yang sering kali tidak disadari oleh banyak wanita adalah adanya perubahan mood yang terjadi dengan cepat (mood swing). Anda seringkali lebih mudah berubah mood – nya. Hal ini karena pada ibu hamil terjadi perubahan hormone yang membuat ibu merasa gelisah dan menjadi mudah marah. Kadang, Anda bisa jadi sangat ceria namun beberapa waktu setelahnya Anda dapat dengan tiba – tiba bersedih hingga menangis. Tanda – tanda ini umumnya lebih sering terjadi pada wanita yang pertama kali hamil.

Tentu setelah mengetahui beberapa tanda – tanda hamil di atas Anda akan lebih mampu mengenali kondisi tubuh Anda dan kemungkinan terjadi kehamilan dengan lebih dini, sehingga Anda dapat memberikan perhatian lebih, khususnya di masa – masa penting seperti awal kehamilan.

Tinggalkan komentar