Penyakit Pada Kehamilan

Waspadai, 8 Penyakit Pada Kehamilan yang Cukup Berbahaya

Kehamilan merupakan sebuah peristiwa penting yang dinantikan oleh pasangan suami istri terlebih bagi seorang wanita. Setiap calon ibu yang sedang mengandung pastinya akan selalu berusaha untuk menjaga janin di dalam rahimnya sampai tiba saatnya dilahirkan. Hanya saja sayangnya masih banyak calon ibu yang belum memahami dengan baik tentang penyakit pada kehamilan yang dia jalani.

Ya, bagi beberapa orang calon ibu yang kebetulan secara fisik tidak mengalami masalah kesehatan apapun saja masa kehamilan bisa terganggu. Bagaimana dengan ibu yang memiliki riwayat penyakit tertentu yang bisa menganggu kehamilannya tersebut. Itulah mengapa sebaiknya para wanita tahu dan memahami jenis penyakit apa saja yang bisa berbahaya jika diderita saat sedang mengandung.

Jika seorang calon ibu sudah mengetahui sejak awal apa saja komplikasi dan penyakit pada kehamilan yang bisa terjadi maka bisa diantisipasi secepatnya. Tujuannya jelas adalah agar janin di dalam rahim tidak terganggu dan si ibu tetap sehat selama masa kehamilannya tersebut. Menjaga kesehatan calon ibu dan bayi merupakan tanggung jawab besar yang harus diperhatikan dengan baik.

Nah, apa saja komplikasi dan jenis penyakit di masa kehamilan yang bisa membahayakan ibu dan calon bayinya? Simak penjelasannya berikut ini.

8 Komplikasi dan Penyakit Berbahaya Pada Masa Kehamilan

TORCH

Selama ini Anda mungkin sudah sering mendengar bagaimana bahayanya penyakit toksoplasma yang menyerang wanita hamil. Penyakit toksoplasma hanya sebagian kecilnya saja karena penyakit pada kehamilan tersebut masih memiliki “teman” lainnya. Disebut dengan penyakit TORCH, merupakan komplikasi penyakit yang harus sangat diwaspadai oleh semua ibu hamil.

TORCH terdiri dari toksoplasma, rubella, cytomegalobirus, herpes simplex dan infeksi penyakit lainnya. Seorang ibu hamil yang terkena TORCH akan bisa mengalami keguguran janin. Selain itu bisa saja bayi yang dilahirkan nantinya mengalami gangguan saraf pusat dan kelainan pada mental.

Akibat lainnya adalah gangguan tiroid, gangguan pada pendengaran dan penglihatan serta kelainan pada sistem imunitasnya. Jadi ibu harus benar-benar waspada pada TORCH dan sebaiknya melakukan pemeriksaan sedini mungkin.

Anemia

Anemia atau kondisi kekurangan sel darah merah selama masa kehamilan juga bisa sangat berbahaya bagi calon ibu. Masih banyak wanita yang mengabaikan anemia dan menganggapnya bukan bagian dari penyakit pada kehamilan. Padahal kondisi anemia tersebut bisa berakibat fatal baik bagi calon ibu ataupun janin yang dikandungnya.

Jika selama kehamilan Anda merasakan tubuh lesu, lemah, cepat merasa lelah, pusing, kulit nampak pucat bisa jadi Anda mengalami anemia. Segara periksakan kepada dokter kandungan dan cek kadar hemoglobin Anda. Anemia akan menyebabkan pertumbuhan bayi atau janin di dalam rahim menjadi terganggu.

Akibat dari anemia yang diderita oleh ibu selama kehamilan antara lain bayi mengalami kelahiran sebelum waktunya atau prematur. Di samping itu bayi juga bisa lahir dengan berat badan yang kurang atau rendah bahkan mengalami kecacatan fisik.

Hepatitis B

Hepatitis memang sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis penyakit yang berbahaya. Pada orang biasa yang tidak sedang hamil saja penyakit hepatitis B bisa menjadi masalah besar apalagi pada ibu mengandung. Komplikasi yang mungkin terjadi yang disebabkan oleh hepatitis B antara lain yaitu bayi kurang berat badan. Lebih berbahaya lagi jika bayi mengalami fungsi anatomi pada tubuhnya.

Plasenta Previa

Mungkin masih banyak orang yang belum begitu mengenal penyakit pada kehamilan yang disebut dengan plasenta previa. Penyakit ini adalah kondisi dimana ari-ari janin berada pada bawah rahim ibu. Jika seorang ibu hamil mengalami kondisi tersebut maka bisa terjadi pendarahan berlebihan yang membahayakan bayi dan ibu.

Biasanya jika kondisi plasenta previa ini sudah sangat parah bayi akan dikeluarkan dari rahim melalui tindakan pembedahan atau operasi caesar. Tindakan tersebut akan dilakukan oleh dokter ketika si ibu mengalami pendarahan yang tidak juga berhenti.

Candidiasis

Merupakan hal yang sangat wajar dan umum jika selama masa kehamilan seorang wanita akan mengalami perubahan hormon. Tetapi jika perubahan hormon tersebut disebabkan oleh adanya infeksi jamur Candida maka bisa berbahaya. Nama penyakit pada kehamilan tersebut yaitu Candiasis, kondisi dimana perkembangan bakteri menjadi tidak terkontrol.

Biasanya penyakit infeksi oleh jamur Candida ini akan menyerang pada organ intim wanita yang bisa menyebabkan rasa gatal berlebihan. Kondisi tersebut bisa membahayakan ibu sehingga sebaiknya dilakukan pemeriksaan secara tepat sejak awal gejala.

Diabetes Gestasional

Sama halnya dengan penyakit hepatitis B, sakit gula atau dalam bahasa medis disebut dengan diabetes juga sangat berbahaya. Diabetes merupakan salah satu penyakit yang dikenal sebagai silent killer dimana sering menyebabkan kematian mendadak pada penderitanya. Lalu bagaimana kalau ibu hamil juga mengalami penyakit diabetes tersebut?

Sebaiknya memang seorang ibu hamil yang riwayat keluarganya memiliki risiko diabetes melakukan pemeriksaan terhadap penyakit pada kehamilan tersebut. Mengapa demikian? Penyakit diabetes gestasional jarang sekali bisa dikenali namun bisa menyerang pada ibu yang tidak memiliki penyakit tersebut sebelumya.

Ibu yang sebelumnya tidak terdeteksi atau memiliki riwayat diabetes saja bisa terserang penyakit tersebut pada masa kehamilannya. Memang penyebab penyakit tersebut belum bisa dipastikan hingga sekarang tetapi mayoritas dikarenakan oleh perubahan hormon. Wanita yang sedang mengandung pastinya akan mengalami perubahan secara hormonal pada tubuhnya.

Kabar baiknya penyakit pada kehamilan ini bisa saja sembuh dengan sendirinya ketika si ibu sudah melahirkan. Tetapi selama masa kehamilan jika ibu menderita diabetes gestasional memang akan cukup membahayakan.

Sakit Pada Punggung

Masih banyak juga ibu yang menyepelekan datangnya rasa sakit pada bagian punggungnya ketika sedang mengandung. Kebanyakan dari mereka menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang lumrah dan sudah biasa. Padahal bisa saja sakit punggung tersebut merupakan suatu gejala dari penyakit pada kehamilan yang cukup berbahaya.

Sakit punggung bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada jantung dan ini tidak bisa disepelekan begitu saja. Lakukan pemeriksaan secara teliti jika Anda merasakan sakit yang luar biasa pada punggung. Memang kebanyakan rasa sakit di punggung selama kehamilan disebabkan oleh melunaknya tulang ligamen. Tetapi jika sakit yang terjadi dirasa tidak semestinya sebaiknya diperiksa lebih lanjut.

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit pada kehamilan ini paling sering terjadi ketika pada masa awal ibu mengandung atau trimester pertama. Ya, hiperemesis gravidarum lebih sering disebut dengan morning sickness yaitu kondisi ibu yang mual dan muntah di masa awal kehamilannya. Meskipun hal tersebut adalah hal yang wajar namun wajib diwaspadai ketika sudah dalam tahap berlebihan atau tidak normal.

Jika terjadi keluhan yang lebih parah dan periode morning sickness tersebut lebih panjang dari biasanya hingga mencapai 2 trimester selanjutnya itu tanda bahaya. Jika mengalami hal tersebut sebaiknya calon ibu segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Muntah yang tidak normal bisa mengakibatkan malnutrisi pada si ibu dan calon bayinya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *