penggunaan cytotec yang gagal

Ini Akibat Penggunaan Cytotec yang Gagal dan Pencegahannya

penggunaan cytotec yang gagal
jogja.tribunnews.com

Cytotec merupakan salah satu misoprostol untuk mengobati serta mencegah tukak lambung. Dengan dosis yang tepat, kamu juga bisa lho menurunkan resiko perdarahan karena komplikasi tukak lambung. Namun, penggunaan Cytotec yang gagal justru bisa berakibat fatal.

Efek Samping Penggunaan Cytotec

Cytotec selain sebagai obat tukak lambung juga dikenal sebagai obat aborsi. Tidak sedikit nih yang mencoba aborsi mandiri dengan obat ini. Tanpa minum Cytotec sesuai dosis, obat ini sudah memiliki efek samping.

Beberapa efek sampingnya yang harus kamu tahu yaitu:

  • Mual dan muntah.
  • Diare.
  • Sembelit.
  • Sakit kepala.
  • Kram perut.
  • Perut begah.

Komplikasi Penggunaan Cytotec untuk Aborsi

Cytotec kerap diracik sendiri untuk menggugurkan kandungan atau aborsi. Padahal nih, penggunaannya perlu resep dari dokter karena setiap orang punya kondisi yang berbeda. Salah dalam penggunaan Cytotec untuk aborsi dapat menyebabkan demam tinggi hingga kematian.

Agar komplikasi tidak semakin parah, ketika mendapati gejala berikut, sebaiknya langsung ke dokter:

  • Pendarahan berat.
  • Demam 39oC atau 28oC selama lebih dari 24 jam.
  • Nyeri berkepanjangan di perut bagian bawah setelah aborsi dan terasa selama beberapa hari.
  • Keputihan yang abnormal tidak hanya warna, namun juga tekstur dan bau.

Overdosis Minum Cytotec Tanpa Resep

Bagi orang yang tidak melakukan aborsi, Overdosis obat aborsi seperti Cytotec dapat memicu terjadinya gagal jantung. Jika  tidak ditangani dengan serius dapat menyebabkan kematian.

Gejala overdosis Cytotec yang harus kamu ketahui dan waspadai adalah:

  • Perut tidak nyaman.
  • Sakit perut.
  • Diare.
  • Rasa melayang.
  • Tremor.
  • Kejang.
  • Sulit bernafas.
  • Tekanan darah rendah.
  • Demam.
  • Denyut jantung menjadi tidak teratur.
  • Pingsan
  • Denyut jantung lebih lambat dari kondisi normal.

Bagi orang tertentu, misalnya kamu mempunyai alergi yang serius akan kandungan obat tertentu, bisa berakibat fatal. Bahkan jika kamu hanya minum 1 butir Cytotec. Reaksi alergi yang serius dan bisa menyebabkan pingsan dan kematian.

Pencegahan dan Penggunaan Cytotec Sesuai Dosis

Untuk mencegah resiko karena minum Cytotec yang gagal, kamu harus meminta resep dahulu ke dokter. Jangan lupa memberi tahu mengenai kondisi tubuh kamu ataupun obat yang sedang kamu konsumsi. Misalnya mengenai alergi yang kamu miliki.

Secara umum dosis untuk minum Cytotec yang tepat adalah sebagai berikut:

  • Dosis untuk tukak duodenum dan tukak lambung

Dosis per hari yang boleh kamu konsumsi adalah 800 mcg yang dibagi menjadi 2-4 dosis sehari. Jadi, kamu bisa mengkonsumsinya setelah sarapan hingga tidur malam. Untuk pengobatan yang maksimal, konsumsi Cytotec selama 4-8 minggu.

  • Dosis untuk profilaksis

Dosis yang bisa dikonsumsi adalah 200 mcg per hari. Dosis ini dapat dibagi dalam 2-4 kali sehari dengan obat AINS.

Jangan lupa untuk selalu mengikuti resep yang diberikan dokter ya. Karena resep tersebut dibuat sesuai dengan kondisi tubuh kamu. Jadi, kamu nanti bisa cepat sembuh dan tidak mengalami efek samping atau resiko buruk karena pengkonsumsian Cytotec.

Selain itu, jangan berhenti minum Cytotec tanpa adanya konsultasi ke dokter. Takutnya nih kondisi tubuh kamu belum sembuh dengan baik. Jika kondisi tubuh kamu dinyatakan sembuh, lebih baik mengembalikan Cytotec ke apotek.

Takutnya nanti obatnya justru digunakan untuk hal yang tidak semestinya. Misalnya untuk aborsi yang bisa membahayakan diri sendiri.

Itulah resiko penggunaan Cytotec yang gagal dan salah serta pengkonsumsian yang tepat. Jadi, kamu bisa meminimalisir akibatnya dan tubuh tetap dalam kondisi yang baik. Tetap sehat selalu ya!

Tinggalkan komentar