pencegahan

Keluhan Penggunaan Cytotec dan Metode Penanganannya

Setelah mengkonsumsi, biasanya ada beberapa keluhan penggunaan cytotec yang dialami oleh pasien. Cytotec sendiri merupakan obat yang sering digunakan dokter untuk menyembuhkan tukak lambung, khususnya yang diakibatkan oleh konsumsi obat-obatan lain yang bersifat nonsteroidal anti inflammatory (NSAID).

Obat ini memiliki kandungan bahan aktif misoprostol. Sistem kerjanya adalah mengurangi kadar asam yang terdapat di organ lambung. Sedangkan tujuannya yaitu untuk melakukan pencegahan terhadap resiko tukak atau luka yang ada di lambung.

Keluhan

efek samping cytotec
keluhan penggunaan cytotec

Sebagai obat keras, penggunaan cytotec selalu berada dibawah pengawasan dokter. Bahkan ketika membeli di apotek, harus disertai dengan resep. Apalagi setelah dikonsumsi sering menimbulkan keluhan atau efek samping dan salah satunya adalah mual yang kemudian disusul dengan muntah.

Selain itu ada yang mengalami diare, dispepsia atau sakit perut, kembung hingga badan menjadi lemas dan kehilangan tenaga. Ada pula yang merasakan sakit kepala atau pusing, munculnya ruam merah di kulit dan pendarahan di vagina.

Bukan itu saja, tidak jarang penggunaan obat cytotec juga bisa mengakibatkan gatal-gatal di kulit dan terjadinya pembengkakan di tenggorokan, lidah dan wajah. Sedangkan efek yang paling parah adalah sesak dan kesulitan dalam bernafas.

Pencegahan

pencegahan
keluhan penggunaan cytotec

Memang tidak semua pasien akan mengalami semua gejala di atas saat mengkonsumsi obat cytotec. Tetapi alangkah baiknya jika melakukan pencegahan lebih dulu agar resikonya bisa diminimalkan. Misalnya ketika merasa pusing saat sedang tidur, jangan tergesa-gesa bangun dan lakukan hal ini secara perlahan-lahan.

Kemudian apabila merasakan sakit perut apalagi jika disertai dengan pendarahan, secepatnya saja memeriksakan diri lagi ke dokter. Demikian pula saat merasakan beberapa efek lain, lakukan tindakan yang sama sehingga bisa lebih cepat ditanggulangi.

Wanita hamil dan ibu menyusui

wanita hamil

Selain keras, cytotec merupakan obat yang mempunyai potensi besar terhadap bahaya kehamilan. Jika konsumsinya tidak dilakukan sesuai aturan yang ditetapkan bisa memicu terjadinya kontraksi dan pendarahan di rahim. Jadi kesimpulannya, wanita hamil dilarang keras mengkonsumsi obat ini, termasuk yang merencanakan kehamilan.

Dampak paling membahayakan ketika ada wanita hamil yang tetap nekat mengkonsumsi cytotec adalah keguguran. Jika tidak mengalami keguguran, janin akan lahir prematur dan cacat. Dampak lainnya berupa sindrom moebius, berkurangnya air ketuban, kelahiran dalam kandungan dan rahim menjadi rusak.

Selain wanita hamil atau punya rencana memiliki anak, perempuan yang sedang menyusui buah hatinya juga tidak boleh minum obat cytotec. Alasan utamanya yaitu karena obat ini dapat masuk dan meresap ke dalam ASI (Air Susu Ibu) sehingga membuat bayi mudah terkena diare.

Interaksi

interaksi

Perlu diketahui pula, ada beberapa jenis obat lain yang bisa menimbulkan interaksi ketika minum cytotec. Diantaranya adalah magaldrate, dinoprostone topikal, magnesium hidroksida, magnesium karbonat, magnesium oksida dan quinapril. Beritahu dokter jika mengkonsumsi obat-obatan yang memiliki kandungan tersebut apabila mendapat resep cytotec.

Selain itu terdapat pula beberapa penyakit yang juga bisa mengakibatkan hal yang sama. Misalnya penyakit ginjal, penyakit hati, penyakit jantung, diare dan gangguan pencernaan khususnya radang usus dan IBS atau irritable bowel syndrome. Kondisi ini juga perlu dikonsultasikan pada dokter.

Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan, minum obat cytotec sesuai waktu dan jadwal yang telah ditetapkan oleh dokter. Apabila lupa dan jadwalnya sudah terlewatkan, tidak perlu mengkonsumsi. Lanjutkan saja jadwal berikutnya agar terhindar dari resiko over dosis dan keluhan penggunaan cytotec lainnya.

Tinggalkan komentar