fungsi obat cytotec

Jangan Salah, Inilah Beberapa Fungsi Obat Cytotec

Penting sekali untuk mengetahui fungsi dan manfaat obat seperti fungsi obat Cytotec yang harus diperhatikan agar tidak disalahgunakan. Hal ini juga berkaitan dengan banyaknya kasus penyalahgunaan obat Cytotec yang tentu saja akan merugikan pasien maupun dokter yang bertindak. Pada dasarnya, semua obat diproduksi untuk mengatasi suatu masala kesehatan tertentu, jadi tidak boleh digunakan sebarangan.

Ada alasan tertentu seorang dokter meresapkan obat untuk pasiennya dan obat tersebut tidak berlaku untuk pasien lain. Itulah sebabnya sebelum membeli obat Kita selalu disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu. Hal itu karena kondisi kesehatan setiap orang pasti berbeda-beda. Ada beberapa obat yang tidak bisa dikonsumsi oleh seseorang yang menderita penyakit tertentu dan lain sebagainya.

Berikut ini Beragam Fungsi Obat Cytotec

fungsi cytotec

Obat Cytotec itu sendiri tersedia dalam bentuk tablet dengan dua dosis berbeda yaitu 100 dan 200 mcg. Dosis obat Cytotec bisa didasarkan pada tingkat parahnya penyakit yang diderita, umur, berat badan, jenis kelamin dan kondisi kesehatan pasien. Berikut ini beberapa dosis obat Cytotec yang lazim digunakan, antara lain:

  • Mengobati Tukak Akibat Obat OAINS

Untuk mengobati tukak lambung dan duodenum yang disebabkan obat OAINS, obat Cytotec biasanya diberikan dosis 800 mcg/hari. Dosis tersebut dibagi dalam 1-4 kali minum selama minimal 4 minggu. Obat Cytotec akan lebih optimal jika diminum selama 4 minggu, jadi harus tetap diminum meski gejalanya mereda sebelum itu. Jika terjadi tukak kambuhan, dosis bisa saja ditambah sesuai saran dokter.

  • Mencegah Tukak Akibat Obat OAINS

Berbeda lagi jika obat Cytotec digunakan untuk pencegahan, bukan pengobatan. Pencegahan tukak akibat obat OAINS biasanya akan diresapkan dengan dosis 200 mcg yang dibagi menjadi 2-4 kali minum dalam sehari. Namun, perlu dilakukan pemeriksaan atau dilihat dulu bagaimana reaksi tubuh pasien. Jika tidak bisa toleransi, maka dosis bisa dikurangi hingga setengahnya yaitu 100 mcg dengan 4 kali minum.

  • Sebagai Obat Induksi Persalinan

Fungsi obat Cytotec juga bisa digunakan sebagai obat induksi untuk membantu mempercepat atau memperlancar persalinan. Namun, tentu saja perlu memperhatikan beberapa hal dan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum memberikannya. Untuk fungsi induksi persalinan, biasanya obat Cytotec digunakan dengan dosis 200 mcg dalam bentuk suppository atau dapat larut secara perlahan.

Tepatnya larut dalam dosis 7 mcg/jam selama 24 jam pada wanita dengan kondisi serviks tidak prima sejak kehamilan 36 minggu. Jika terjadi beberapa hal yang berbahaya, maka obat harus dikeluarkan atau jika bisa keluar sendiri maka tidak boleh dimasukkan lagi. Hal tersebut seperti terjadi persalinan aktif, kontraksi rahim berlebihan dan berkepanjangan, terdapat bukti kompromi janin tau sudah lebih 24 jam.

Jika sudah mendapatkan resep dokter untuk obat Cytotec, sebaiknya perhatikan saran penggunaan dari fungsi obat Cytotec berikut ini, antara lain:

  • Baca betul-betul petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan obat dan dengarkan saran dari dokter
  • Obat Cytotec bisa diminum setelah makan
  • Minumlah dengan jarak waktu sama setiap dosisnya, misalnya diminum 2x/hari atau setiap 12 jam atau 3x/hari atau setiap 6-8 jam
  • Jika lupa/terlewat waktu minum obat, maka setelah ingat dianjurkan segera minum obatnya bila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam/lebih
  • Anda tidak boleh menggandakan dosis berikutnya jika yang sebelumnya lupa atau terlewat jadwal minum obatnya

Mengenai Lebih Jauh Tentang Obat Cytotec

fungsi obat cytotec

Apa fungsi obat Cytotec? Cytotec itu sendiri merupakan salah satu obat keras yang tidak boleh sebarangan dibeli, tetapi harus ada resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan untuk obat Cytotec biasanya juga berbeda-beda untuk setiap pasien dan setiap kasus kesehatan. Dengan kata lain, obat Cytotec ini sangat memerlukan konsultasi dan pemeriksaan dulu sebelum menentukan dosis yang harus diminum.

Obat ini juga hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan sangat tidak disarankan diberikan kepada anak-anak atau hewan peliharaan. Obat Cytotec sebenarnya digunakan untuk mencegah tukak lambung atau tukak duodenum akibat mengkonsumsi obat nyeri atau anti inflamasi non steroid. Namun, obat ini juga banyak disalahgunakan untuk obat aborsi atau menggugurkan kandungan.

Jika fungsi obat Cytotec bisa disalahgunakan untuk menggugurkan kandungan, artinya Anda tahu betul bahwa obat ini keras dan berbahaya. Jadi, berhati-hatilah dan jangan sebarangan mengkonsumsi obat Cytotec. Konsultasi mendalam akan sangat membantu untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan yang tidak diinginkan. Sama seperti obat lainnya, Cytotec juga memiliki efek samping bagi pasien, yaitu:

  • Sakit Perut dan Masalah Pencernaan : diare, dispepsia, kembung, nyeri perut, mual dan muntah
  • Masalah pada Kulit : ruam kemerahan
  • Masalah pada Kepala : sakit kepala atau pusing
  • Masalah pada Tekanan Darah : hipo tensi (tekanan darah rendah), namun biasanya fungsi obat Cytotec jarang menimbulkan efek hipo tensi
  • Masalah Kehamilan : meningkatkan kontraksi uterus, pendarahan vagina tidak normal,
  • Shock Toksik atau Shock Septic : diikuti dengan infeksi yang dapat berakibat fatal

Selain itu, obat Cytotec juga bisa menyebabkan efek over dosis jika dikonsumsi melebihi dari dosis yang diresapkan oleh dokter. Kondisi ini bisa lebih parah dan ditandai gejala diare atau sakit perut terus-menerus disertai demam, tremor, kejang, palpitation dan bradycardia. Jika menemui gejala tersebut, maka lakukan pertolongan pertama dengan segera hubungi dokter atau instansi kesehatan untuk diperiksa.

Baca Juga: Jual Cytotec Misoprostol 200mcg Asli Pfizer

Jika Anda memang membutuhkan fungsi obat Cytotec ini, sebaiknya perhatikan betul dosis dan saran penggunaan dari dokter. Untuk berjaga-jaga dan menghindari terjadinya efek samping yang berbahaya bagi kesehatan Anda, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini, antara lain:

  • Saat konsultasi dengan dokter, sampaikan riwayat kesehatan yang pernah atau sedang Anda derita agar dokter bisa menentukan dosis yang sesuai
  • Meskipun sepele, pasien yang rentan diare sangat tidak disarankan mengkonsumsi obat ini, karena efek sampingnya bisa menyebabkan diare itu sendiri
  • Berhati-hatilah untuk penderita penyakit jantung atau mengalami hipo tensi yang rentan komplikasi seperti cerebrovascular, arteri koroner dan penyakit vaskular perifer
  • Fungsi obat Cytotec juga perlu dihindari untuk pasien yang sering mengalami masalah dehidrasi, gangguan fungsi ginjal atau yang sedang menyusui

Berbicara tentang Ibu hamil dan menyusui, obat Cytotec itu sendiri memang tergolong dalam kategori X atau sangat tidak disarankan. Menurut penelitian, obat ini dapat memberikan dampak abnormalitas pada janin dan besarnya risiko keguguran pada Ibu hamil. Itulah mengapa obat ini sangat tidak disarankan untuk wanita yang baru hamil atau sedang dalam masa perencanaan kehamilan.

Sedangkan pada Ibu menyusui juga tidak disarankan karena kandungan pada obat Cytotec bisa menyerap pada ASI. Jika sampai masuk ke dalam tubuh bayi, maka bisa menimbulkan efek serius dan berbahaya.

Itulah beberapa informasi seputar fungsi obat Cytotec dan hal-hal lainnya yang perlu diketahui sebelum mengkonsumsi obat tersebut. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *