Terbukti! Inilah 12 Cara Alami Menggugurkan Kandungan

 

 

cara alami menggugurkan kandungan 1 bulan

MENGGUGURKAN KANDUNGAN — Kehamilan adalah fase yang paling indah dalam kehidupan seorang wanita. Namun sayangnya bisa jadi kehamilan bukannya menjadi mimpi indah tapi bisa berubah menjadi mimpi buruk! Kehamilan bisa menjadi mimpi buruk jika Anda belum ingin merencanakan kehamilan apalagi jika belum menikah.

Banyak orang yang ingin menggugurkan kandungannya karena beberapa alasan seperti belum menikah, sudah menikah namun sedang berada di puncak karir, terlalu muda untuk menjadi seorang ibu, atau mungkin memiliki kondisi kesehatan. Meskipun itu mungkin terdengar tidak etis tetapi kehamilan yang tidak diinginkan tidak dapat memberikan apa pun selain keputusasaan.

Anda mungkin takut untuk mengikuti prosedur medis atau bedah untuk mengakhiri kehamilan yang tidak Anda inginkan. Jika Anda takut memiliki efek samping pada kesehatan Anda karena proses bedah atau medis, maka Anda bisa menggunakan cara alami atau menggunakan pengobatan rumahan untuk aborsi.

Cara alami ini tidak hanya efektif dan nyaman tetapi juga dapat menjaga seluruh prosedur aborsi secara diam-diam. Namun sebelum mengetahui cara alami untuk aborsi maka Anda perlu memperhatikan beberapa peringatan penting sebelum melakukannya.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Aborsi

Tindakan perbaikan di rumah selalu lebih baik untuk kondisi medis apa pun. Namun, Anda perlu berhati-hati saat mengikuti metode alami aborsi ini. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda ingat dan lakukan sebelum melakukan aborsi secara alami :

  1. Harus Sangat Yakin dengan Keputusan

Anda harus sangat yakin dengan keputusan Anda untuk mengakhiri kehamilan Anda. Meskipun ini bisa melukai emosional seorang ibu, tetapi disarankan untuk melanjutkan prosedur aborsi hanya jika Anda yakin dengan keputusan  Anda untuk menghilangkan janin dalam kandungan Anda.

  1. Pastikan dalam Kondisi Sehat

Pastikan Anda dalam kondisi sehat sebelum menggunakan metode-metode aborsi secara alami. Metode alami dapat menyebabkan lebih banyak ketidaknyamanan dan dapat menyebabkan komplikasi.

  1. Jangan Lakukan jika Sudah Mengandung Sepuluh Minggu

Anda sebaiknya tidak menggunakan obat-obat alami untuk aborsi jika Anda telah melewati sepuluh minggu kehamilan. Menggunakan langkah-langkah alami di atas 10 minggu dapat menyebabkan komplikasi parah.

  1. Mintalah Saran

Beberapa metode alami apat menyebabkan komplikasi. Karena itu, disarankan untuk mencari saran dari para ahli. Metode aborsi yang tidak tepat dapat menyebabkan efek samping yang serius. Sebagai langkah antisipaso upaya aborsi yang gagal menggunakan bahan alami, Anda harus mencari bantuan medis segera karena dapat menyebabkan komplikasi medis.

  1. Siapkan Metode Lainnya

Anda mungkin harus mencoba satu atau lebih metode aborsi saat menggunakan metode alami. Hal ini dikarenakan metode ini bisa jadi mungkin berhasil untuk satu wanita tapi juga mungkin tidak berhasil untuk yang lain. Jadi sangat disarankan untuk Anda mencoba lebih dari satu metode.

Setelah Anda mengurus semua tindakan pencegahan yang disebutkan di atas, Anda dapat memutuskan untuk mengikuti salah satu pengobatan alami di bawah ini untuk aborsi. Cara alami ini tidak hanya menjadi pilihan yang lebih aman untuk mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan, tetapi metode ini bisa dikatakan juga sangat efektif dalam hal biaya.

Jika pengobatan alami ini dilakukan dengan cara yang benar dan pada waktu yang tepat, Anda mungkin akan mendapatkan hasil yang diinginkan.

Dampak Aborsi yang Harus Anda Alami

Ada dua jenis aborsi yang umumnya ditemukan yaitu menggunakan pil aborsi yang diberikan di klinik aborsi dan memblok hormon kehamilan yang menjaga embrio dan cara kedua ini dapat digunakan di awal kehamilan. Untuk memahami efek fisik dari aborsi, Anda perlu mengetahui bagaimana deskripsi sederhana tentang prosedur menggugurkan kandungan.

Semua prosedur aborsi melibatkan pembukaan serviks. Leher rahim dimaksudkan untuk menjadi ketat dan tertutup kecuali ketika terbuka secara alami selama proses melahirkan. Leher rahim terletak di bagian belakang vagina dan merupakan pembukaan rahim. Janin atau bayi hidup di dalam rahim.

Prosedur aborsi meliputi pengisapan dan pengikisan dinding rahim, pemasangan ke serviks dan uterus dengan forceps, dan menggunakan instrumen tajam di dalam uterus. Forceps adalah alat bedah yang menyerupai sepasang penjepit dan digunakan untuk meraih, bermanuver, dan mengeluarkan janin.

Terbukti! Inilah 12 Cara Alami Menggugurkan Kandungan

Nah, sekitar 1 dari 100 wanita yang melakukan aborsi dini akan mengalami komplikasi. Untuk aborsi yang dilakukan di akhir kehamilan, 1 dari 50 wanita akan mengalami komplikasi. Komplikasi yang Anda rasakan meliputi:

  1. Pendarahan Berlebihan

Pendarahan berat adalah masalah yang paling umum setelah aborsi. Kram terus yang Anda alami adalah normal setelah segala jenis aborsi yang Anda lakukan. Cara utama uterus mengendalikan pendarahan adalah berkontraksi, menutup pembuluh darah.

Pendarahan berlebihan biasanya disebabkan oleh potongan-potongan bayi atau plasenta yang tertinggal di dalam rahim. Rahim tidak bisa menutup dengan sendirinya dan terus berdarah. Hal itulah yang disebut aborsi yang tidak lengkap. Jika potongan dihilangkan, seringkali perdarahan akan berhenti.

Terkadang pendarahan disebabkan oleh leher rahim yang robek, yang harus dijahit agar pendarahannya berhenti. Penyebab tambahan dapat mencakup pembuluh darah besar yang telah tergores selama prosedur, atau rahim yang gagal berkontraksi setelah prosedur.

  1. Nyeri perut dan Kram

Rasa nyeri dan perut yang kram juga dapat terjadi selama prosedur aborsi. Kram yang Anda rasakan ini sangat mirip atau sedikit lebih berat dari kram di masa periode menstruasi

  1. Infeksi Rahim

Infeksi dapat timbul dari bakteri vagina-anal yang bergerak melalui leher rahim yang terbuka ke dalam rahim, serta bakteri yang bergerak ke aliran darah. Infeksi juga dapat terjadi dari peralatan yang tidak disterilkan dengan sempurna. Infeksi ini dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk memiliki bayi di masa depan. Dalam kasus yang parah, infeksi dapat mengancam jiwa.

  1. Kerusakan Serviks

Untuk melakukan aborsi, serviks harus dibuka dengan kekuatan yang besar. Memaksa membuka serviks dapat menyebabkan kerusakan, terutama pada wanita yang lebih muda. Kerusakan dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk menjaga leher rahim tertutup cukup ketat untuk membawa bayi masa depan sampai cukup bulan. Mungkin keguguran dan bayi prematur.

  1. Bekas luka di Rahim

Aborsi dapat mengikis dinding rahim dan dapat menyebabkan tusukan yang tidak disengaja atau menyebabkan histerektomi (pengangkatan rahim). Jika aborsi yang dilakukan sangat ekstrem, maka hal itu dapat menyebabkan kondisi yang berpotensi fatal dan disebut peritonitis.

  1. Kehamilan Ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang tidak terjadi di dalam rahim seperti di tuba falopi. Sebuah studi menunjukkan bahwa risiko kehamilan ektopik 30% lebih tinggi untuk wanita yang melakukan satu kali aborsi dan hingga 4 kali lebih tinggi untuk wanita dengan 2 kali aborsi atau lebih. Kehamilan ektopik dapat menyebabkan infertilitas dan bisa berakibat fatal.

Wanita mungkin mengalami gejala yang sama terlepas dari metode yang digunakan. Namun, jika seorang wanita melakukan aborsi di akhir kehamilan, terutama selama trimester kedua, gejalanya mungkin lebih parah.

  1. Pendarahan Selama Berminggu-minggu

Anda akan mengalami pendarahan atau bercak selama 3-6 minggu, meskipun beberapa wanita adapula yang tidak berdarah sama sekali

  1. Payudara yang Sakit atau Bengkak

Setelah mengalami aborsi, Anda akan merasakan payudara yang sakit atau bengkak. Namun hal itu tidak akan bertahan lama.

  1. Mudah Emosional

Beberapa wanita merasa sangat emosional atau mengalami perubahan suasana hati. Perubahan hormon kehamilan dapat menyebabkan hal ini, atau mungkin disebabkan oleh perasaan yang kacau setelah melakukan aborsi. Kedua hal itu bisa menjadi kombinasi dari kedua faktor munculnya emosional wanita

cara alami menggugurkan kandungan

12 Cara Alami Menggugurkan Kandungan (Kehamilan) Secara Alami

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara menggugurkan kandungan secara alami tanpa metode rumit, cara di bawah ini akan terbukti efektif dalam menyelesaikan masalah Anda:

  1. Pepaya

Pepaya terkenal karena nilai gizi nya yang luar biasa. Buah ajaib ini terkenal kaya akan Vitamin A, Vitamin C, zat besi, magnesium, kalium, karoten, riboflavin, serat makanan dan nutrisi penting lainnya. Pepaya hampir dimakan di seluruh dunia karena manfaat kesehatannya yang luar biasa. Namun, begitu Anda hamil, pepaya adalah salah satu di antara beberapa akanan yang harus Anda hindari.

Baik buah pepaya yang matang maupun yang belum matang memiliki sifat yang memicu aborsi. Cairan putih susu di pepaya mentah mengandung lateks yang tinggi. Tingginya kadar prostaglandin dan oksitosin hadir di dalamnya dan efektif dalam meningkatkan kontraksi persalinan.

Buah pepaya juga memiliki enzim papain yang menghambat produksi progesteron dan meningkatkan produksi estrogen di dalam tubuh. Berkurangnya tingkat progesteron dalam tubuh menghambat kemajuan kehamilan dan menyebabkan aborsi. Mengkonsumsi pepaya dalam jumlah berlebihan adalah cara yang efektif untuk mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan.

  1. Nanas

Nanas paling disukai karena rasanya yang manis. Buah ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang luar biasa. Nanas adalah sumber yang kaya akan Vitamin C, zat besi, folat dan nutrisi penting lainnya. Buah ini adalah salah satu solusi cara alami paling efektif untuk kehamilan yang tidak diinginkan. Jika Anda ingin mencoba cara alami ini untuk aborsi, disarankan agar Anda memilih nanas yang lebih hijau dan mentah daripada yang sudah matang.

Enzim proteinolitik atau Bromelain hadir ada dalam nanas yang lebih hijau. Enzim ini memiliki kandungan untuk memecah protein. Pada tahap awal kehamilan, embrio terdiri dari protein. Mengkonsumsi nanas dalam jumlah besar pada tahap awal kehamilan (hingga 10 minggu) bisa menyebabkan pendarahan dengan melunakkan leher rahim hingga memicu aborsi.

Jika Anda ingin menggunakan cara ini maka sangat  dianjurkan untuk mengonsumsi 2-3 nanas hijau setiap hari untuk meningkatkan kadar Bromelain dan Vitamin C dalam tubuh Anda. Buah inilah yang akan menyebabkan keguguran secara alami.

  1. Goji Berry

Goji berry adalah cara alami yang efektif untuk mengakhiri kehamilan. Berry kecil ini juga dikenal sebagai wolfberry dan telah lama populer dalam pengobatan Tiongkok. Berbagai bagian dari tanaman goji, seperti daun, buah-buahan dan bahkan kulit pohon digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan.

Goji berry sebagian besar memiliki bentuk kering dan kaya akan protein, omega 3 dan 6, vitamin A, B1, B2, B6 dan C. Berry ini juga memiliki kadar karoten (Lycopene Zeaxanthin, Lutein dan beta-karoten) yang tinggi. Goji Berry juga mengandung 18 asam amino.

Tingginya kadar vitamin C dalam goji berry membuat buah ini efektif untuk menggugurkan kandungan. Dianjurkan untuk Anda mengkonsumsi goji berry dalam jumlah yang banyak yakni lebih dari 10 gram sehari untuk aborsi dengan cara alami.

  1. Parsley

Semua orang menyukai sentuhan aromatik dari parsley pada sebagian besar masakan. Tanaman yang menakjubkan ini tidak hanya bisa menjadi media hiasan yang paling disukai tetapi juga mengandung minyak atsiri dan Vitamin C. Jumlah vitamin C yang cukup banyak menjadikan parsley adalah salah satu obat alami paling efektif untuk aborsi.

Vitamin C di parsley meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh dan hormon yang meningkat sehingga mengakibatkan peningkatan darah ke organ reproduksi. Selain itu minyak atsiri membantu dalam menipis dinding rahim dan melunakkan serviks dan dengan demikian menghasilkan kejang rahim.

  1. Cohush

Herbal Cohush digunakan sebagai salah satu obat alami paling efektif untuk aborsi. Tumbuhan ini tersedia dalam varietas merah, biru dan hitam dan semua varietas ini dikenal karena khasiat obatnya. Blue cohush bermanfaat dalam mengatur ketidakseimbangan hormon pada wanita dan juga efektif dalam mengatur siklus menstruasi.

Black cohush juga sangat membantu dalam mengobati insomnia, hot flushes, perubahan suasana hati dan lekas marah yang mungkin timbul pada tahap menopause. Namun, terlepas dari ini, cohushes biru dan hitam, ketika diambil bersama sangat efektif untuk mendorong aborsi. Caulosaponin dan oksitosin hadir di dalamnya dan memicu proses aborsi dengan menyebabkan pelunakan serviks dan kontraksi uterus.

  1. Buah Akasia dan Daun Pisang

Buah akasia dan pucuk daun pisang sangat efektif dalam menggugurkan kandungan. Anda dapat mengambil biji akasia dan pucuk daun pisang kemudian haluskan dan keringkan. Ambil ramuan tersebut dan campur dengan gula dan air panas. Meskipun ramuan ini tidak dibenarkan obat ini telah dikenal efektif dalam penghentian kehamilan yang tidak diinginkan.

  1. Teh Chamomile

Teh chamomile adalah varian bagi semua pecinta teh. Teh harum ini bermanfaat dalam mengobati insomnia, depresi, dan kejang. Namun, banyak orang mungkin tidak tahu bahwa mengonsumsi teh chamomile juga cara yang bagus untuk mengakhiri kehamilan secara alami. Chamomile mengandung thujone yang menginduksi kontraksi uterus yang mengarah ke aborsi.

Jika Anda ingin melakukan aborsi dengan mengonsumsi teh chamomile, Anda mungkin harus meningkatkan konsumsi teh ini hingga 2 hingga 3 cangkir sehari selama seminggu.

  1. Daun Mugwort untuk Aborsi

Mugwort adalah tanaman abadi yang digunakan untuk mengobati penyakit reproduksi wanita selama berabad-abad. Tanaman ini sangat efektif dalam mengobati berbagai kondisi medis seperti, bronkitis, masalah pencernaan, kekakuan otot dan lain-lain. Ramuan ini juga efektif dalam memicu aborsi. Mugwort kaya akan minyak atsiri, flavonoid, absinthin dan tanin, yang dikenal untuk merangsang rahim dan menyebabkan aborsi.

  1. Kulit Akar Kapas

Kulit akar kapas telah dikenal selama berabad-abad memiliki sifat abortifacient. Kulit akar kapas digunakan untuk mengobati masalah kesuburan, kram menstruasi dan tumor labia. Kulit akar kapas adalah obat alami yang efektif untuk aborsi.

Namun, sangat penting bagi Anda untuk memiliki akses ke tanaman kapas yang bebas dari bahan kimia dan pestisida berbahaya. Anda dapat membuat ramuan kulit akar kapas dengan memasukkan tanaman ini ke dalam air mendidih sampai menstruasi.

  1. Kayu Manis

Kayu manis adalah salah satu rempah yang paling dicintai dan populer di seluruh dunia. Bumbu yang sangat harum ini banyak digunakan dalam makanan, minuman dan bahkan obat-obatan. Jika diminum pada tahap awal kehamilan, kayu manis ini dapat menyebabkan kontraksi rahim dan perdarahan yang menyebabkan aborsi.

Kompleksitas komponen dalam kayu manis menjadi penyebab pasti yang menyebabkan aborsi. Tapi rempah-rempah ini telah dipraktikkan untuk menghentikan kehamilan yang tidak diinginkan. Anda dapat mengkonsumsi kayu manis dalam bentuk bubuk atau mengambil kayu manis dalam bentuk suplemen. Namun, disarankan untuk tidak berlebihan dengan konsumsi rempah-rempah ini karena dapat menyebabkan efek samping.

  1. Akupunktur

Akupunktur adalah praktik kuno yang telah dilakukan selama berabad-abad. Akupunktur didasarkan pada prinsip bahwa penyakit terjadi akibat aliran energi yang terganggu dalam tubuh. Agar sehat dan bugar, energi yang terganggu ini harus mulai mengalir dalam tubuh. Jadi area atau bintik tertentu dalam tubuh dirangsang agar energi mengalir. Untuk menggugurkan kehamilan yang tidak diinginkan, akupunktur memiliki poin-poin tertentu yang dapat dirangsang. Ketika titik-titik ini distimulasi, maka hal itu bisa menyebabkan keguguran. Namun, sangat disarankan agar Anda mengambil bantuan ahli akupunktur jika Anda ingin menggugurkan kehamilan Anda melalui metode ini.

  1. Hubungan Seksual untuk Aborsi

Meski terdengar aneh, tetapi berhubungan seks juga bisa menyebabkan aborsi secara alami. Berhubungan seks dan orgasme beberapa kali dalam sehari pada tahap awal kehamilan dapat menyebabkan aborsi.

Tips Perawatan Diri Setelah Melakukan Aborsi

Jika Anda sudah berhasil menggugurkan kandungan Anda, maka Anda perlu melakukan perawatan diri yang tepat untuk kesehatan fisik dan mental setelah aborsi. Menurut satu analisis, kemungkinan bahwa hampir 1 dari 4 wanita usia subur akan melakukan aborsi sebelum usia 45 tahun. Berikut ini adalah tips perawatan diri setelah melakukan aborsi :

  1. Mengoleskan botol air panas ke perut dapat membantu meredakan kram dan rasa sakit. Pada hari-hari setelah aborsi, beberapa wanita merasa tidak sehat atau lelah. Nyeri akibat kram sering terjadi dan terkadang terasa intens. Anda harus memastikan untuk mendapatkan banyak istirahat dan membiarkan tubuh Anda pulih dan mengurangi risiko efek samping.
  2. Anda harus menghindari untuk melakukan apa pun yang berat secara emosional atau fisik. Setelah aborsi, seorang wanita mungkin lebih rentan terhadap infeksi karena perlu beberapa waktu untuk menutup serviks.
  3. Untuk mengurangi risiko infeksi, Anda harus menggunakan tampon hingga haid berikutnya. Anda juga bisa menggunakan pembalut wanita untuk pendarahan yang lebih aman
  4. Jangan melakukan seks penetrasi dan memasukkan apa pun ke dalam vagina selama 1-2 minggu
  5. Beristirahat dan menghindari stres adalah bagian penting dari proses pemulihan
  6. Jangan berenang di kolam renang selama 1-2 minggu
  7. Minum obat antibiotik
  8. Minum obat penghilang rasa sakit over-the-counter (OTC), seperti ibuprofen. Jika rasa sakitnya hebat atau tak tertahankan, Anda harus periksakan kondisi Anda ke dokter.
  9. Pantau suhu tubuh Anda setiap hari selama seminggu, karena demam dapat mengindikasikan infeksi.

Setelah melakukan aborsi, Anda mungkin khawatir jika tidak bisa  kembali mengandung. Namun setelah aborsi Anda bisa juga tetap hamil segera setelah ovulasi terjadi dan umumnya akan berlangsung sebelum periode pertama.

Oleh karena itu, jika hendak melakukan hubungan seksual penting kiranya untuk menggunakan alat kontrasepsi atau untuk tidak melakukan hubungan seks ketika mencoba menghindari kehamilan lagi. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar